FTB - Forum Diskusi Bulutangkis Indonesia Yang Informatif, Nyaman & Independent
Register FAQ Members List Calendar Mark Forums Read

Notices

Go Back   FTB - Forum Diskusi Bulutangkis Indonesia Yang Informatif, Nyaman & Independent > Komunitas Tepok Bulu > Tepok Bareng (TeBar)

Closed Thread
 
Thread Tools Display Modes
  #521  
Old 20 Dec 2016, 15:07
IanHoorison's Avatar
IanHoorison IanHoorison is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Aug 2010
Location: Bogor, Ciamis dan Tangsel
Posts: 2,562
Default

Awas jangan gagal fokus.....

__________________

HOORISON STORE
Badminton Equipment Murmer dan Barang2 IP
PIN : 310A98D3
HP : 081322066121
  #522  
Old 20 Dec 2016, 15:07
lotusloops lotusloops is offline
Ketua TeBarNas IV
 
Join Date: Feb 2011
Location: jak-sel
Posts: 110
Send a message via Yahoo to lotusloops
Default

Quote:
Originally Posted by airwind14 View Post
walaupun ga ikut main.. saya bahagia menjadi bagian dari keluarga FTB..
untuk peserta .. kalian are the best pokoknya..
ini postingan pertama lagi yah... dari Panitia Acara kita :)


Trimakasih semuanya
Trimakasih sudah mensukseskan tebarnas ini :)
__________________
lotusloops
  #523  
Old 20 Dec 2016, 15:55
udinpraboe udinpraboe is offline
Nubie
 
Join Date: Nov 2014
Posts: 39
Default

ada yg vedeoin gak suhu2 , penasaran keseruannya
  #524  
Old 20 Dec 2016, 16:03
somoi's Avatar
somoi somoi is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Apr 2010
Location: right here
Posts: 1,683
Default

Coba ke sini hu.... Channel youtube nya suhu congkak....


https://www.youtube.com/playlist?lis...Mr1gREmdT9xxwR


__________________
PECINTA KULINER YANG NYASAR KE FORUM BADMINTON
  #525  
Old 20 Dec 2016, 16:23
sendal jepit sendal jepit is offline
Member
 
Join Date: Apr 2016
Posts: 103
Default

Mantep tebarnas Jakarta
  #526  
Old 20 Dec 2016, 16:46
tango68's Avatar
tango68 tango68 is offline
Nubie
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 23
Default

Quote:
Originally Posted by airwind14 View Post
walaupun ga ikut main.. saya bahagia menjadi bagian dari keluarga FTB..
untuk peserta .. kalian are the best pokoknya..
Kontribusimu luar biasa kok Mas Win..Mantabbb...

Buat Seluruh Peserta...Kereen dan Hebat...Makasih ya sudah berpartisipasi di Tebarnas 2016
Sampai ketemu di Tebarnas berikutnya....
  #527  
Old 20 Dec 2016, 16:49
tango68's Avatar
tango68 tango68 is offline
Nubie
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 23
Default

Quote:
Originally Posted by jimmy athar View Post
kyk mn yah orgnya, si putra sunda? perasaan kmren blm kenalan lah......wkwkwkwkwkwk
Ini Jimmy yang kemaren dari Team Indah Kapuk bukan?
Yang Team Leadernya Mas Lutfi ya?
  #528  
Old 20 Dec 2016, 16:57
tango68's Avatar
tango68 tango68 is offline
Nubie
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 23
Default

Quote:
Originally Posted by jacque View Post
Mohon maaf.. Tanpa bermaksud membanggakan diri sebagai bagian dari panitia
--------------------------------------------------------------------------------------------
Serba Luar Biasa

Akhirnya perjuangan panitia Tebarnas 2016 usai sudah. Pelaksanaan Tebarnas 2016 yang di laksanakan di Jakarta disebut-sebut sebagai penyelenggaraan yang serba “WOW” dan LUAR BIASA.

Iya kah ? seberapa luar biasanya kah ? Kerja keras panitia bisa terbilang singkat, tidak jauh beda lah dengan tantangan Roro Jonggrang kepada Bandungbondowoso untuk membangun Candi Prambanan. Dalam waktu dua bulan, panitia bekerja secara spartan. Mulai dari mencari dukungan sponsor, mencari materi terbarnas, mencari venue, menjaring “Kualitas” pemain dengan sebutan seeding dan lainnya. Bahkan H-1 para panitia masih berjibaku dengan persiapan yang menggunung. Semua ini tidak lain adalah demi suksesnya acara.

Apakah hanya cuma itu maka di sebut luar biasa ?... Tidak. Luar biasa pertama bisa di bilang datang dari pendaftaran peserta, jika tebarnas sebelumnya hanya sebatas seratusan peserta, maka tebarnas Jakarta 2016 berani mematok peserta dua kali lipat, yakni dua ratusan. Dan luar biasanya, dalam hitungan hari pendaftaran sudah full booked.
Apakah hanya dengan jumlah peserta saja bisa di sebut Luar Biasa ? Tidak. Pencarian venue untuk tebarnas malah lebih mengharukan. Bagaimana tidak. PBSI yang menjanjikan bisa memberikan bantuan lapangan untuk tebarnas, ternyata terhalang karena Munas. Wal hasil panitia harus pusing tujuh keliling mencari lapangan yang representatif. Alhamdulillah titik terang mendatangi panitia. Kejuaraan Jaya Raya Junior 2016 rupanya memberikan hayalan untuk panitia. Panitia bermimpi untuk menggunakan lapangan yang baru dan megah. Gayungpun bersambut. Berkat bantuan Wahyu Agung Setiawan, mantan pemain Nasional, mimpi itupun menjadi kenyataan. Panitia melalui Cipau, selaku ketua, semakin intens mendekati Cik Im (panggilan Imelda Wiguna). Dan…. Kartu hijaupun didapat panitia. Yeeees… Tebarnas boleh menggunakan lapangan yang masih gress. Masih bau cat. Aaaah.. dreams is come true.. Deja vu…

Lalu ? Cuma itu ? Tentu tidak. Mencontek penyelenggaraan Terbasnas kedua di Yogyakarta, panitiapun menyiapkan penginapan untuk peserta dari luar daerah. Hanya dengan menyisihkan uang Lima puluh ribu, peserta bisa menggunakan penginapan yang cukup baik untuk meluruskan punggung setelah menempun perjalanan jauh lengkap dengan pendingin ruangan. Hanya bisa tidur saja ? tidak dong. Peserta juga mendapatkan fasilitas makan malam dan tentunya sarapan pagi di penginapan. Kejutan lain datang sehari menjelang pelaksanaan. Sebuah backdrop besar dengan design yang ciamik hasil karya dari mas Agung muncul di tengah-tengah aula hotel. Kejutan lanjutan pada pelaksanaan Sarasehan. Panitia bisa menggaet Eng Hian, pelatih ganda putri yang sukses membawa Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari meraih medali emas Asian Games.

Lalu ? apakah peserta tau jika panitia tidur hanya sekitar dua atau tiga jam saja sebelum pelaksanaan ? Itu lah luar biasa panitia berikutnya. Sementara peserta terbuai dalam mimpi, sebagian panitia masih berlama-lama di depan notebook dan printer menyiapkan ini dan itu. Atau juga memasukkan goodey bag dengan cindera mata dari para sponsor. Cuma itu ? ada lagi. Sebagian panitia malah datang menuju lapangan tebarnas tengah malam buta untuk memasang Backdrop, spanduk, membersihkan lapangan, memasang sign, checking sound dan apalah-apalah.

Aaaah… itu mah biasa keleeees… kerjaan rutin panitia. Ooo Yaaaa.. apakah anda tau bahwa sebagian panitia menjadi Supir dadakan untuk antar dan jemput peserta ? Alhamdulillah panitia yang memiliki kendaraan dengan suka rela menjadi pengantar sebagian peserta. Sampai pagi hari menjelang pelaksanaan acara para supir dadakan masih mengantar peserta menuju venue.

Minggu, 18 Desember 2016 “Aksi 1812” di mulai. Para peserta di kejutkan dengan megahnya Gor JAYA RAYA. Decak kagum para peserta menghiasi sisi venue. Selfie pun beterbaran dari depan Area gedung yang sangat luas sampai di dalam venue yang berisi 16 lapangan dengan karpet hijau. Para peserta yang menduduki tribunpun sibuk melakukan sesi foto sendiri, memanfaatkan kemegahan Gor Jaya Raya. Ada satu yang membuat bulu kuduk merinding bangga. Saat seluruh peserta dengan hikmat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Gor Jaya Raya menggemuruh dengan nyanyian lagu kebangsaan Indonesia. Bulu kuduk meremang, rasa kebangsaan hadir, semangat nasionalisme bangkit seiring dengan nyanyian lagu Indonesia Raya. Jalannya pertandingan juga tak kalah dramatisnya. Sang juara mendapat kalungan medali kemenangan hanya dengan selisih satu angka kemenangan saja. Grand Prize memang selalu menjadi pemuncak di setiap acara. Sang “Lucky Man” Afandi lagi-lagi mendapat salah satu Grand Prize yang di sediakan oleh Sponsor.

Tak ada awal jika tidak ada akhir. Tebarnas 2016 kini hanya tinggal sejuta cerita yang tidak akan lekang oleh zaman. Mengutip kata bijak dari Ahmad Munawirul Qulub/AMQ “Semua Berasal Dari Hati”. Jika bukan karena hati tak mungkin acara menjadi sukses seperti ini. Jika bukan karena hati, tak mungkin panitia mau menahan rasa letih dan kantuk. Jika bukan karena hati, tak mungkin peserta dari pelosok negeri akan hadir di sini.

~ Catatan harian Arief Rachman/Jacque - saksi hidup ~
Makasih banyak atas Cerita yang luar biasa ini Mang Arief/Jacque

Terharu, Senang dan Bangga rasanya bisa menjadi bagian dari Tebarnas 2016 kali ini...
Event ini sangat berkesan dan menyimpan banyak kenangan dari mulai awal dibentuk panitia sd selesainya Tebarnas 2016 kemarin

Lelah, Letih, Capek, Kurang Tidur hahaha...tapi terbayar dengan suksesnya Event Tebarnas 2016 ini

Makasih ya buat semuanya yang telibat dari Momod, Sesepuh, Panitia, Sponsor, PB Jaya Raya dan Semua Peserta yang telah berpartisipasi di Tebarnas 2016...

Bravoo...
  #529  
Old 20 Dec 2016, 17:09
Nob78's Avatar
Nob78 Nob78 is offline
Member
 
Join Date: Apr 2016
Location: Bekasi
Posts: 166
Default

Quote:
Originally Posted by hm_andhika View Post
Terima kasih utk panitia terutama pauline. Sukses buat semuanya dan semoga acara tadi dapat mempererat hubungan silaturahmi kita. Aamiin
Oke om terimakasih kembali atas partisipasinya
  #530  
Old 20 Dec 2016, 21:00
arclover's Avatar
arclover arclover is offline
Member
 
Join Date: Feb 2010
Location: Serpong
Posts: 66
Default

Terima kasih banyak panitia untuk semua kerja keras nya, Tebarnas nya benar cihui yahud banget... Terima kasih untuk teman2 semua, dgn Tebarnas bisa menjalin silaturahmi..
Sekali lagi terima kasih FTB
  #531  
Old 20 Dec 2016, 21:11
ussmeister's Avatar
ussmeister ussmeister is offline
Member
 
Join Date: Jan 2015
Posts: 322
Default

Quote:
Originally Posted by arclover View Post
Terima kasih banyak panitia untuk semua kerja keras nya, Tebarnas nya benar cihui yahud banget... Terima kasih untuk teman2 semua, dgn Tebarnas bisa menjalin silaturahmi..
Sekali lagi terima kasih FTB
Partner ane neeeeh kmaren..

Josssh neh partner ane, gak mutungan di lapangan

May we have fun another time, brother..
  #532  
Old 20 Dec 2016, 23:38
baiught baiught is offline
Member
 
Join Date: Dec 2012
Posts: 150
Default

Quote:
Originally Posted by jacque View Post
Mohon maaf.. Tanpa bermaksud membanggakan diri sebagai bagian dari panitia
--------------------------------------------------------------------------------------------
Serba Luar Biasa

Akhirnya perjuangan panitia Tebarnas 2016 usai sudah. Pelaksanaan Tebarnas 2016 yang di laksanakan di Jakarta disebut-sebut sebagai penyelenggaraan yang serba “WOW” dan LUAR BIASA.

Iya kah ? seberapa luar biasanya kah ? Kerja keras panitia bisa terbilang singkat, tidak jauh beda lah dengan tantangan Roro Jonggrang kepada Bandungbondowoso untuk membangun Candi Prambanan. Dalam waktu dua bulan, panitia bekerja secara spartan. Mulai dari mencari dukungan sponsor, mencari materi terbarnas, mencari venue, menjaring “Kualitas” pemain dengan sebutan seeding dan lainnya. Bahkan H-1 para panitia masih berjibaku dengan persiapan yang menggunung. Semua ini tidak lain adalah demi suksesnya acara.

Apakah hanya cuma itu maka di sebut luar biasa ?... Tidak. Luar biasa pertama bisa di bilang datang dari pendaftaran peserta, jika tebarnas sebelumnya hanya sebatas seratusan peserta, maka tebarnas Jakarta 2016 berani mematok peserta dua kali lipat, yakni dua ratusan. Dan luar biasanya, dalam hitungan hari pendaftaran sudah full booked.
Apakah hanya dengan jumlah peserta saja bisa di sebut Luar Biasa ? Tidak. Pencarian venue untuk tebarnas malah lebih mengharukan. Bagaimana tidak. PBSI yang menjanjikan bisa memberikan bantuan lapangan untuk tebarnas, ternyata terhalang karena Munas. Wal hasil panitia harus pusing tujuh keliling mencari lapangan yang representatif. Alhamdulillah titik terang mendatangi panitia. Kejuaraan Jaya Raya Junior 2016 rupanya memberikan hayalan untuk panitia. Panitia bermimpi untuk menggunakan lapangan yang baru dan megah. Gayungpun bersambut. Berkat bantuan Wahyu Agung Setiawan, mantan pemain Nasional, mimpi itupun menjadi kenyataan. Panitia melalui Cipau, selaku ketua, semakin intens mendekati Cik Im (panggilan Imelda Wiguna). Dan…. Kartu hijaupun didapat panitia. Yeeees… Tebarnas boleh menggunakan lapangan yang masih gress. Masih bau cat. Aaaah.. dreams is come true.. Deja vu…

Lalu ? Cuma itu ? Tentu tidak. Mencontek penyelenggaraan Terbasnas kedua di Yogyakarta, panitiapun menyiapkan penginapan untuk peserta dari luar daerah. Hanya dengan menyisihkan uang Lima puluh ribu, peserta bisa menggunakan penginapan yang cukup baik untuk meluruskan punggung setelah menempun perjalanan jauh lengkap dengan pendingin ruangan. Hanya bisa tidur saja ? tidak dong. Peserta juga mendapatkan fasilitas makan malam dan tentunya sarapan pagi di penginapan. Kejutan lain datang sehari menjelang pelaksanaan. Sebuah backdrop besar dengan design yang ciamik hasil karya dari mas Agung muncul di tengah-tengah aula hotel. Kejutan lanjutan pada pelaksanaan Sarasehan. Panitia bisa menggaet Eng Hian, pelatih ganda putri yang sukses membawa Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari meraih medali emas Asian Games.

Lalu ? apakah peserta tau jika panitia tidur hanya sekitar dua atau tiga jam saja sebelum pelaksanaan ? Itu lah luar biasa panitia berikutnya. Sementara peserta terbuai dalam mimpi, sebagian panitia masih berlama-lama di depan notebook dan printer menyiapkan ini dan itu. Atau juga memasukkan goodey bag dengan cindera mata dari para sponsor. Cuma itu ? ada lagi. Sebagian panitia malah datang menuju lapangan tebarnas tengah malam buta untuk memasang Backdrop, spanduk, membersihkan lapangan, memasang sign, checking sound dan apalah-apalah.

Aaaah… itu mah biasa keleeees… kerjaan rutin panitia. Ooo Yaaaa.. apakah anda tau bahwa sebagian panitia menjadi Supir dadakan untuk antar dan jemput peserta ? Alhamdulillah panitia yang memiliki kendaraan dengan suka rela menjadi pengantar sebagian peserta. Sampai pagi hari menjelang pelaksanaan acara para supir dadakan masih mengantar peserta menuju venue.

Minggu, 18 Desember 2016 “Aksi 1812” di mulai. Para peserta di kejutkan dengan megahnya Gor JAYA RAYA. Decak kagum para peserta menghiasi sisi venue. Selfie pun beterbaran dari depan Area gedung yang sangat luas sampai di dalam venue yang berisi 16 lapangan dengan karpet hijau. Para peserta yang menduduki tribunpun sibuk melakukan sesi foto sendiri, memanfaatkan kemegahan Gor Jaya Raya. Ada satu yang membuat bulu kuduk merinding bangga. Saat seluruh peserta dengan hikmat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Gor Jaya Raya menggemuruh dengan nyanyian lagu kebangsaan Indonesia. Bulu kuduk meremang, rasa kebangsaan hadir, semangat nasionalisme bangkit seiring dengan nyanyian lagu Indonesia Raya. Jalannya pertandingan juga tak kalah dramatisnya. Sang juara mendapat kalungan medali kemenangan hanya dengan selisih satu angka kemenangan saja. Grand Prize memang selalu menjadi pemuncak di setiap acara. Sang “Lucky Man” Afandi lagi-lagi mendapat salah satu Grand Prize yang di sediakan oleh Sponsor.

Tak ada awal jika tidak ada akhir. Tebarnas 2016 kini hanya tinggal sejuta cerita yang tidak akan lekang oleh zaman. Mengutip kata bijak dari Ahmad Munawirul Qulub/AMQ “Semua Berasal Dari Hati”. Jika bukan karena hati tak mungkin acara menjadi sukses seperti ini. Jika bukan karena hati, tak mungkin panitia mau menahan rasa letih dan kantuk. Jika bukan karena hati, tak mungkin peserta dari pelosok negeri akan hadir di sini.

~ Catatan harian Arief Rachman/Jacque - saksi hidup ~

terharu baca catatan harian om Arief Rachman/Jacque .
Tebarnas Jkt ini memang luar biasa, bisa dibayangkan betapa banyaknya peserta yang ikut berpartisipasi di Tebarnas 2016 ini .pastilah panitia jd pusing kepalanya .mengatur banyaknya peserta yg hadir .
Makasih buat om win dan om topan yang udah jemput hingga malam.
Makasih buat semuanya yang telibat dari Momod, Sesepuh, Panitia, Sponsor, PB Jaya Raya..
Tebarnas Jakarta 2016 memang top markotop

  #533  
Old 21 Dec 2016, 06:50
jualkaos2010's Avatar
jualkaos2010 jualkaos2010 is offline
Tepokbulu Addict
 
Join Date: Oct 2011
Posts: 4,023
Default

Quote:
Originally Posted by jacque View Post
Mohon maaf.. Tanpa bermaksud membanggakan diri sebagai bagian dari panitia
--------------------------------------------------------------------------------------------
Serba Luar Biasa

Akhirnya perjuangan panitia Tebarnas 2016 usai sudah. Pelaksanaan Tebarnas 2016 yang di laksanakan di Jakarta disebut-sebut sebagai penyelenggaraan yang serba “WOW” dan LUAR BIASA.

Iya kah ? seberapa luar biasanya kah ? Kerja keras panitia bisa terbilang singkat, tidak jauh beda lah dengan tantangan Roro Jonggrang kepada Bandungbondowoso untuk membangun Candi Prambanan. Dalam waktu dua bulan, panitia bekerja secara spartan. Mulai dari mencari dukungan sponsor, mencari materi terbarnas, mencari venue, menjaring “Kualitas” pemain dengan sebutan seeding dan lainnya. Bahkan H-1 para panitia masih berjibaku dengan persiapan yang menggunung. Semua ini tidak lain adalah demi suksesnya acara.

Apakah hanya cuma itu maka di sebut luar biasa ?... Tidak. Luar biasa pertama bisa di bilang datang dari pendaftaran peserta, jika tebarnas sebelumnya hanya sebatas seratusan peserta, maka tebarnas Jakarta 2016 berani mematok peserta dua kali lipat, yakni dua ratusan. Dan luar biasanya, dalam hitungan hari pendaftaran sudah full booked.
Apakah hanya dengan jumlah peserta saja bisa di sebut Luar Biasa ? Tidak. Pencarian venue untuk tebarnas malah lebih mengharukan. Bagaimana tidak. PBSI yang menjanjikan bisa memberikan bantuan lapangan untuk tebarnas, ternyata terhalang karena Munas. Wal hasil panitia harus pusing tujuh keliling mencari lapangan yang representatif. Alhamdulillah titik terang mendatangi panitia. Kejuaraan Jaya Raya Junior 2016 rupanya memberikan hayalan untuk panitia. Panitia bermimpi untuk menggunakan lapangan yang baru dan megah. Gayungpun bersambut. Berkat bantuan Wahyu Agung Setiawan, mantan pemain Nasional, mimpi itupun menjadi kenyataan. Panitia melalui Cipau, selaku ketua, semakin intens mendekati Cik Im (panggilan Imelda Wiguna). Dan…. Kartu hijaupun didapat panitia. Yeeees… Tebarnas boleh menggunakan lapangan yang masih gress. Masih bau cat. Aaaah.. dreams is come true.. Deja vu…

Lalu ? Cuma itu ? Tentu tidak. Mencontek penyelenggaraan Terbasnas kedua di Yogyakarta, panitiapun menyiapkan penginapan untuk peserta dari luar daerah. Hanya dengan menyisihkan uang Lima puluh ribu, peserta bisa menggunakan penginapan yang cukup baik untuk meluruskan punggung setelah menempun perjalanan jauh lengkap dengan pendingin ruangan. Hanya bisa tidur saja ? tidak dong. Peserta juga mendapatkan fasilitas makan malam dan tentunya sarapan pagi di penginapan. Kejutan lain datang sehari menjelang pelaksanaan. Sebuah backdrop besar dengan design yang ciamik hasil karya dari mas Agung muncul di tengah-tengah aula hotel. Kejutan lanjutan pada pelaksanaan Sarasehan. Panitia bisa menggaet Eng Hian, pelatih ganda putri yang sukses membawa Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari meraih medali emas Asian Games.

Lalu ? apakah peserta tau jika panitia tidur hanya sekitar dua atau tiga jam saja sebelum pelaksanaan ? Itu lah luar biasa panitia berikutnya. Sementara peserta terbuai dalam mimpi, sebagian panitia masih berlama-lama di depan notebook dan printer menyiapkan ini dan itu. Atau juga memasukkan goodey bag dengan cindera mata dari para sponsor. Cuma itu ? ada lagi. Sebagian panitia malah datang menuju lapangan tebarnas tengah malam buta untuk memasang Backdrop, spanduk, membersihkan lapangan, memasang sign, checking sound dan apalah-apalah.

Aaaah… itu mah biasa keleeees… kerjaan rutin panitia. Ooo Yaaaa.. apakah anda tau bahwa sebagian panitia menjadi Supir dadakan untuk antar dan jemput peserta ? Alhamdulillah panitia yang memiliki kendaraan dengan suka rela menjadi pengantar sebagian peserta. Sampai pagi hari menjelang pelaksanaan acara para supir dadakan masih mengantar peserta menuju venue.

Minggu, 18 Desember 2016 “Aksi 1812” di mulai. Para peserta di kejutkan dengan megahnya Gor JAYA RAYA. Decak kagum para peserta menghiasi sisi venue. Selfie pun beterbaran dari depan Area gedung yang sangat luas sampai di dalam venue yang berisi 16 lapangan dengan karpet hijau. Para peserta yang menduduki tribunpun sibuk melakukan sesi foto sendiri, memanfaatkan kemegahan Gor Jaya Raya. Ada satu yang membuat bulu kuduk merinding bangga. Saat seluruh peserta dengan hikmat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Gor Jaya Raya menggemuruh dengan nyanyian lagu kebangsaan Indonesia. Bulu kuduk meremang, rasa kebangsaan hadir, semangat nasionalisme bangkit seiring dengan nyanyian lagu Indonesia Raya. Jalannya pertandingan juga tak kalah dramatisnya. Sang juara mendapat kalungan medali kemenangan hanya dengan selisih satu angka kemenangan saja. Grand Prize memang selalu menjadi pemuncak di setiap acara. Sang “Lucky Man” Afandi lagi-lagi mendapat salah satu Grand Prize yang di sediakan oleh Sponsor.

Tak ada awal jika tidak ada akhir. Tebarnas 2016 kini hanya tinggal sejuta cerita yang tidak akan lekang oleh zaman. Mengutip kata bijak dari Ahmad Munawirul Qulub/AMQ “Semua Berasal Dari Hati”. Jika bukan karena hati tak mungkin acara menjadi sukses seperti ini. Jika bukan karena hati, tak mungkin panitia mau menahan rasa letih dan kantuk. Jika bukan karena hati, tak mungkin peserta dari pelosok negeri akan hadir di sini.

~ Catatan harian Arief Rachman/Jacque - saksi hidup ~
Bikin iri yg ga bisa hadir
  #534  
Old 21 Dec 2016, 07:36
Dan2607 Dan2607 is offline
Member
 
Join Date: Dec 2014
Posts: 183
Default

Quote:
Originally Posted by airwind14 View Post
walaupun ga ikut main.. saya bahagia menjadi bagian dari keluarga FTB..
untuk peserta .. kalian are the best pokoknya..
Mas Win, luar biasa meskipun tidur hanya 15 menit du Hotel tetap semangat pagi buta sudah ngeprint daftar peserta yang akan tanding di GOR PB Jaya Raya, Bintaro Jaya..

Terima kasih yang telah sudi dan ikhlas melayani dengan sabar...
  #535  
Old 21 Dec 2016, 07:42
Dan2607 Dan2607 is offline
Member
 
Join Date: Dec 2014
Posts: 183
Default

Quote:
Originally Posted by jacque View Post
Mohon maaf.. Tanpa bermaksud membanggakan diri sebagai bagian dari panitia
--------------------------------------------------------------------------------------------
Serba Luar Biasa

Akhirnya perjuangan panitia Tebarnas 2016 usai sudah. Pelaksanaan Tebarnas 2016 yang di laksanakan di Jakarta disebut-sebut sebagai penyelenggaraan yang serba “WOW” dan LUAR BIASA.

Iya kah ? seberapa luar biasanya kah ? Kerja keras panitia bisa terbilang singkat, tidak jauh beda lah dengan tantangan Roro Jonggrang kepada Bandungbondowoso untuk membangun Candi Prambanan. Dalam waktu dua bulan, panitia bekerja secara spartan. Mulai dari mencari dukungan sponsor, mencari materi terbarnas, mencari venue, menjaring “Kualitas” pemain dengan sebutan seeding dan lainnya. Bahkan H-1 para panitia masih berjibaku dengan persiapan yang menggunung. Semua ini tidak lain adalah demi suksesnya acara.

Apakah hanya cuma itu maka di sebut luar biasa ?... Tidak. Luar biasa pertama bisa di bilang datang dari pendaftaran peserta, jika tebarnas sebelumnya hanya sebatas seratusan peserta, maka tebarnas Jakarta 2016 berani mematok peserta dua kali lipat, yakni dua ratusan. Dan luar biasanya, dalam hitungan hari pendaftaran sudah full booked.
Apakah hanya dengan jumlah peserta saja bisa di sebut Luar Biasa ? Tidak. Pencarian venue untuk tebarnas malah lebih mengharukan. Bagaimana tidak. PBSI yang menjanjikan bisa memberikan bantuan lapangan untuk tebarnas, ternyata terhalang karena Munas. Wal hasil panitia harus pusing tujuh keliling mencari lapangan yang representatif. Alhamdulillah titik terang mendatangi panitia. Kejuaraan Jaya Raya Junior 2016 rupanya memberikan hayalan untuk panitia. Panitia bermimpi untuk menggunakan lapangan yang baru dan megah. Gayungpun bersambut. Berkat bantuan Wahyu Agung Setiawan, mantan pemain Nasional, mimpi itupun menjadi kenyataan. Panitia melalui Cipau, selaku ketua, semakin intens mendekati Cik Im (panggilan Imelda Wiguna). Dan…. Kartu hijaupun didapat panitia. Yeeees… Tebarnas boleh menggunakan lapangan yang masih gress. Masih bau cat. Aaaah.. dreams is come true.. Deja vu…

Lalu ? Cuma itu ? Tentu tidak. Mencontek penyelenggaraan Terbasnas kedua di Yogyakarta, panitiapun menyiapkan penginapan untuk peserta dari luar daerah. Hanya dengan menyisihkan uang Lima puluh ribu, peserta bisa menggunakan penginapan yang cukup baik untuk meluruskan punggung setelah menempun perjalanan jauh lengkap dengan pendingin ruangan. Hanya bisa tidur saja ? tidak dong. Peserta juga mendapatkan fasilitas makan malam dan tentunya sarapan pagi di penginapan. Kejutan lain datang sehari menjelang pelaksanaan. Sebuah backdrop besar dengan design yang ciamik hasil karya dari mas Agung muncul di tengah-tengah aula hotel. Kejutan lanjutan pada pelaksanaan Sarasehan. Panitia bisa menggaet Eng Hian, pelatih ganda putri yang sukses membawa Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari meraih medali emas Asian Games.

Lalu ? apakah peserta tau jika panitia tidur hanya sekitar dua atau tiga jam saja sebelum pelaksanaan ? Itu lah luar biasa panitia berikutnya. Sementara peserta terbuai dalam mimpi, sebagian panitia masih berlama-lama di depan notebook dan printer menyiapkan ini dan itu. Atau juga memasukkan goodey bag dengan cindera mata dari para sponsor. Cuma itu ? ada lagi. Sebagian panitia malah datang menuju lapangan tebarnas tengah malam buta untuk memasang Backdrop, spanduk, membersihkan lapangan, memasang sign, checking sound dan apalah-apalah.

Aaaah… itu mah biasa keleeees… kerjaan rutin panitia. Ooo Yaaaa.. apakah anda tau bahwa sebagian panitia menjadi Supir dadakan untuk antar dan jemput peserta ? Alhamdulillah panitia yang memiliki kendaraan dengan suka rela menjadi pengantar sebagian peserta. Sampai pagi hari menjelang pelaksanaan acara para supir dadakan masih mengantar peserta menuju venue.

Minggu, 18 Desember 2016 “Aksi 1812” di mulai. Para peserta di kejutkan dengan megahnya Gor JAYA RAYA. Decak kagum para peserta menghiasi sisi venue. Selfie pun beterbaran dari depan Area gedung yang sangat luas sampai di dalam venue yang berisi 16 lapangan dengan karpet hijau. Para peserta yang menduduki tribunpun sibuk melakukan sesi foto sendiri, memanfaatkan kemegahan Gor Jaya Raya. Ada satu yang membuat bulu kuduk merinding bangga. Saat seluruh peserta dengan hikmat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Gor Jaya Raya menggemuruh dengan nyanyian lagu kebangsaan Indonesia. Bulu kuduk meremang, rasa kebangsaan hadir, semangat nasionalisme bangkit seiring dengan nyanyian lagu Indonesia Raya. Jalannya pertandingan juga tak kalah dramatisnya. Sang juara mendapat kalungan medali kemenangan hanya dengan selisih satu angka kemenangan saja. Grand Prize memang selalu menjadi pemuncak di setiap acara. Sang “Lucky Man” Afandi lagi-lagi mendapat salah satu Grand Prize yang di sediakan oleh Sponsor.

Tak ada awal jika tidak ada akhir. Tebarnas 2016 kini hanya tinggal sejuta cerita yang tidak akan lekang oleh zaman. Mengutip kata bijak dari Ahmad Munawirul Qulub/AMQ “Semua Berasal Dari Hati”. Jika bukan karena hati tak mungkin acara menjadi sukses seperti ini. Jika bukan karena hati, tak mungkin panitia mau menahan rasa letih dan kantuk. Jika bukan karena hati, tak mungkin peserta dari pelosok negeri akan hadir di sini.

~ Catatan harian Arief Rachman/Jacque - saksi hidup ~
Om Arief,
saya jadi terharu baca catatan ini...sungguh tak kuasa kalau melihat kisah balik perjalanan dari panitia...Apalagi saat habis sarasehan jualan baju mirip pasara Tanah Abang yang menggunung...meskipun mata sudah letih dan mengantuk, tapi masih tetap semangat memilah satu persatu baju untuk dibagikan peserta....

Apalagi ketika lagu Indonesia Raya berkumandan, merinding tak kuasa, menahan Air Mata...terharu campur aduk...

Terima kasi Momod, Sesepuh, Tim Panitia & Peserta. Tebarnas IV 2016 Jakarta sangat luar biasa...saya bangga menjadi bagian dari FTB...


Terima kasih dan mohon Maaf

Salam,
Danag S / Dan2607
  #536  
Old 21 Dec 2016, 10:48
Ardian Wahyu AP's Avatar
Ardian Wahyu AP Ardian Wahyu AP is offline
Member
 
Join Date: Aug 2016
Location: Kota Sukoharjo
Posts: 186
Default

Baru kali ini ikut Tebarnas FTB wow keren rame banget diluar perkiraan

FTB Juoss pokok e
  #537  
Old 21 Dec 2016, 11:55
cyclops's Avatar
cyclops cyclops is offline
Member
 
Join Date: Apr 2012
Location: Solo
Posts: 593
Default

Quote:
Originally Posted by angga arfi View Post
sama mas ian..kaki ane jg masuk bengkel..
tebarnas jakarta 2016 mantap..
untuk team rawa mangun..thx kerja samanya..
sehingga bisa jd juara..
thxx all
cie..cie.. yg juara...
__________________
Membiarkan raket nganggur adalah kejahatan serius
  #538  
Old 21 Dec 2016, 12:05
terryyulianto's Avatar
terryyulianto terryyulianto is offline
Member
 
Join Date: Dec 2011
Location: BSD, Tangerang
Posts: 463
Default

Quote:
Originally Posted by somoi View Post
Coba ke sini hu.... Channel youtube nya suhu congkak....


https://www.youtube.com/playlist?lis...Mr1gREmdT9xxwR


kalo skill nya sekelas suhu alfie boleh congkak gan , kalo cm sekelas st12 ga boleh
  #539  
Old 21 Dec 2016, 12:08
sendal jepit sendal jepit is offline
Member
 
Join Date: Apr 2016
Posts: 103
Default

Foto foto tebarnas ....up up
  #540  
Old 21 Dec 2016, 17:05
AbeeTaQi's Avatar
AbeeTaQi AbeeTaQi is offline
Review Collector + Moderator
 
Join Date: Jun 2010
Location: Sentul, Bogor
Posts: 2,490
Send a message via Yahoo to AbeeTaQi
Default

untuk berbagi cerita dan komentar mengenai Tebar Nasional FTB - Jakarta 2016
silahkan dilanjut ... FR-Tebar Nasional FTB - Jakarta 2016


__________________
Peraturan Umum FTB dan Netiket FTB - DNA FTB adalah tempat diskusi yang nyaman, mari kita jaga bersama.
Peraturan FJB - Forum JualBeli
- Awali, lakukan dan akhiri dengan cara yang baik, Semoga membawa peruntungan.
Thread laporan post bermasalah
- Hindari saling menghakimi, biarkan mod & admin yang menyelesaikan.
Thread kritik & saran khusus untuk mod/admin - Terimakasih.


FTB Bigger Better Brotherhood
_ tebarnas Jogja, 2015
Closed Thread

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump



All times are GMT +8. The time now is 00:58.

Powered by vBulletin® Version 3.8.4
Copyright ©2000 - 2017, Jelsoft Enterprises Ltd.